• Daerah
  • Polres Samosir Selidiki Jatuhnya Toyota Avanza ke Danau Toba

Polres Samosir Selidiki Jatuhnya Toyota Avanza ke Danau Toba

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google

TELISIK | SAMOSIR – Polres Samosir saat ini tengah berkoordinasi dengan Dit Polairud Polda Sumut melakukan penyelidikan terkait jatuhnya 1 Unit Mobil Toyota Avanza ke Danau Toba dari KMP Ihan Batak

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi menyampaikan, Polres Samosir tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian dan mengumpulkan dokumen Kapal KMP Ihan Batak, serta menyita barang bukti berupa satu unit Kapal KMP IHAN Batak dan satu unit Mobil Toyota Avanza BK 1421 QV.

“Saat ini korban dan keluarga korban didampingi Kapolres Samosir telah menyebrang menggunakan mobil ambulance dari pelabuhan Simanindo Samosir ke pelabuhan Tiga Ras Simalungun dan lanjut akan dikawal Pers Lantas Polres Samosir ke rumah korban di Tebing Tinggi”, lanjut Hadi

Baca Juga  Tinjau Vaksinasi di Samosir, Kapolda Sumut: Samosir Siap Hadapi Wisatawan

Seperti diketahui, satu unit mobil Toyota Avanza BK 1421 QP jatuh dari KMP Ihan Batak dan masuk ke Danau Toba di Ambarita, Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Senin, (31/5/2021) sekira jam 15.00 WIB.

Diduga mobil yang ditumpangi warga Tebing Tinggi dan Pematang Siantar ini jatuh akibat angin bertiup kencang dan menggeser kapal sehingga menyebabkan tali tross kapal putus, kemudian rampdoor terlepas dari movable brige sehingga rantai rampdoor KMP Ihan Batak tersebut juga terputus

Personil Pos Yan Pelabuhan Ambarita dibantu masyarakat dan yang lainnya mencoba mengikat mobil tersebut dengan menggunakan tali, namun beban mobil tersebut terlalu berat menyebabkan mobil tersebut menggantung di ramp door kapal yang mana kepala mobil ke arah atas

Baca Juga  Rayakan HUT ke 76 RI, IPK Sikambing B Berbagi Sembako Kepada Warga Terdampak Covid 19

Hadi menuturkan, 3 penumpang berhasil dievakuasi yaitu H Zulkarnain Tanjung (76), HJ Farida (72), dan Neiny Safrina (33), sementara satu penumpang lain Desy Marizdayani (32) meninggal dunia dikarenakan tidak dapat keluar dari dalam mobil sehingga menyebabkan penumpang tersebut terendam air di dalam mobil kurang lebih 15 menit.

“Didalam mobil tersebut ada satu keluarga dari Tebing Tinggi dan berencana liburan melihat festival mangga di Simalombu, Kabupaten Samosir”, ucap Hadi

“Untuk korban selamat dan korban meninggal dunia telah dibawa ke Puskesmas Ambarita. Penyebab meninggal dunia dari hasil pemeriksaaan dan keterangan diduga karena korban telah terlalu banyak meminum air sehingga mengakibatkan kesulitan bernafas”, lanjutnya

Baca Juga  Tragedi KMP Ihan Batak Masih Terus Diselidiki

Polres Samosir yang berada di lokasi kejadian turut memberikan pengamanan dan membantu evakuasi para penumpang yang masih belum keluar dari dalam KMP Ihan Batak. (Rel/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BeritaTerkait

POPULER

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on google

Alamat Redaksi :

The Stabat Pavilion – Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, Suamtera Utara – 20815
Telp: 0811-6583-303

©Telisik.net | Situs Berita Online | PT Metro Langkat Binjai

error: Dilarang Copy Paste !!